Uncategorized

Mr and Mrs Choi [Chapter 40]

40

—The Ending—

=Pesta Perayaan=

2ne1 dan Bigbang mengadakan pesta perayaan keberhasilan mereka mengungkap kejahatan Teddy Park atau Park Hongjun di apartemen Seunghyun. Karena ada Hayi dan Minji yang masih dibawah umur disana, mereka tidak mengkonsumsi alkohol, melainkan cola.

“Nah semua..” Ucap Seunghyun sambil bangkit dan mengangkat kaleng cola di tangannya, “Kita berhasil melakukannya karena kita bersama! Mari kita rayakan hari ini sebagai tanda perdamaian Bigbang dan 2ne1!!” Ucapnya.

Semuanya mengangkat kaleng cola mereka dan meminumnya sebagai tanda perayaan dimulai.

“Wuhuuu.. Ini sangat keren..” Ucap Seungri bersemangat.

“Ne, aku juga ingin meminta maaf karena telah meragukanmu Minji-ssi..” Ucap Daesung menyesal.

Minji tersipu, “Gwenchana..”

“Karena itu! Jangan menilai seseorang dari penampilannya saja..” Ucap Bom sebal, lalu merangkul Hayi dan Minji di sisi kanan dan kirinya.

Satu jam kemudian.

Chaerin berdiri di balkon sambil memperhatikan pemandangan kota Seoul dimalam hari.

Jiyong melihat Chaerin seorang diri disana dan melangkah menghampiri gadis itu.

Chaerin menoleh ketika mendengar seseorang mendekat. Ia sempat tertegun melihat Jiyong.

Jiyong mememegang pagar pembatas dan memandang langit malam sambil tersenyum, “Hmm.. Malam yang melegakan..”

Chaerin tersenyum lucu dan mengedarkan pandangannya.

Jiyong diam sejenak, “Sudah berapa lama kejadian itu terjadi?” Tanyanya tanpa memandang Chaerin.

Chaerin tertegun mendengar pertanyaan Jiyong, namun ia berusaha menutupinya. “Kejadian apa?” Tanyanya berpura-pura tidak tau.

Jiyong memandang Chaerin, “Sudah 12 tahun?” Tanyanya.

Chaerin tertegun menatap Jiyong, lalu memandang kebawah canggung. “Ani, 11 tahun..”

Jiyong tersenyum lebar, “Kau masih mengingatnya?”

Chaerin menatap Jiyong sebal, lalu tersenyum malu sambil memalingkan wajahnya. “Keurom.. Karena itu aku melepaskan mimpiku menjadi penyanyi..”

Jiyong tertawa kecil, “Itu kan salahmu tidak mau mendengar penjelasanku..”

Chaerin menatap Jiyong sebal dan memukul bahu pria itu pelan, “Aissh.. Aku tidak pernah berpikir membicarakan masa lalu seperti ini..”

Jiyong tertawa kecil beberapa saat, lalu suasana diantara mereka terasa canggung. Hingga akhirnya ia kembali memandang Chaerin, “Apa kau masih mau mendengarkan penjelasannya?”

Chaerin menatap Jiyong sebal, “Itu sudah berlalu, lupakan saja..”

“Sudah kubilang, kau seharusnya diam dan mendengarkanku paling tidak 5 menit..” Ucap Jiyong.

Chaerin menghela nafas dalam, “Ya.. Masa trainee kita sudah berakhir 12 tahun lalu. Itu bahkan hanya cinta monyet, jadi jangan mengingatnya lagi..”

Jiyong menatap Chaerin kesal, “Jika kau bisa diam untuk 5 menit, aku akan membayarmu 1 juta dolar..”

Chaerin menahan tawa mendengar ucapan Jiyong, “Ya.. Apa kau sekaya itu untuk memberiku uang 1 juta dolar?”

Jiyong mengeluarkan buku cek di saku dalam blazernya dan mengeluarkan pulpen.

Mata Chaerin membesar melihat Jiyong benar-benar akan menulis cek dan langsung menahan tangan pria itu, “1 menit! Aku memberimu 1 menit untuk menjelaskan..” Ucapnya cepat.

Jiyong kembali memasukkan buku cek-nya dan menatap Chaerin, “Saat itu, aku mencarimu setelah training dance. Tapi kelasmu masih berlatih. Jadi aku menunggu beberapa saat, setelah itu hal yang tak terduga terjadi. Aku berpapasan dengan Yoona dan dia memintaku membantunya untuk penampilan mingguan di agensi. Awalnya kupikir tidak akan bermasalah karena hanya membantu teman jadi aku menerimanya, tapi ternyata kau juga meminta bantuanku. Aku berbohong saat itu karena aku tidak ingin membuat Yoona kecewa, tapi aku malah membuatmu kecewa.” Ucapnya menyesal.

Chaerin diam menatap Jiyong, “Waktu 1 menitmu habis..” Ucapnya pelan, lalu berbalik.

“Setelah kau keluar dari agensi, aku juga keluar..” Ucap Jiyong di belakang Chaerin.

Langkah Chaerin terhenti mendengar ucapan Jiyong.

“Aku merasa bersalah padamu karena seharusnya aku tampil dipanggung pertamamu, tapi aku tampil dengan orang lain.” Ucap Jiyong sambil menghela nafas dalam. “Karena itu aku membuat debutku 5 tahun setelah kau berhenti menjadi trainee. Karena aku masih berharap kau kembali dan debut bersamaku..”

Chaerin diam sejenak, ia bisa mendengar kebenaran dalam ucapan Jiyong. Perlahan ia berbalik dan menatap pria itu. “Kenapa kau tidak datang mencariku?”

Jiyong menunduk sambil mengelus belakang telinganya, “Mmm.. Karena aku masih pengecut yang belum dewasa saat itu..”

“Kau masih pengecut itu sekarang..” Ucap Chaerin.

Jiyong memandang Chaerin menyesal, “Ne, kau benar..”

“Tapi kau sudah membuktikan kan bisa berubah..” Ucap Chaerin dan tersenyum.

Jiyong tertegun melihat senyuman Chaerin dan menyadari ia telah dimaafkan.

“Ayo, yang lain masih berpesta..” Ucap Chaerin dan berjalan keluar dari balkon dengan senyuman lebar di wajahnya.

 

=Setahun Kemudian=

Seunghyun melangkah masuk ke rumah dan melirik ke dalam. Suasana didalam sudah hening, berarti Bom sudah tidur. Ia memang harus sering lembur sejak menggantikan posisi Teddy sebagai pemimpin devisi IT. Perlahan ia membuka sepatu dan mengenakan sendal rumah, lalu melangkah pelan menuju pintu kamar. Sebelumnya ia melangkah ke pintu kamar Hayi dan membukanya, bibirnya membentuk senyuman melihat adik iparnya itu tidur dengan tenang. Ia kembali menutup pintu dan beralih ke kamarna dan Bom. Ia masuk dan menutup pintu tanpa menimbulkan suara, senyumannya semakin lebar melihat Bom tertidur bersama bayi mereka yang berusia 6 bulan di tempat tidur. Dengan lembut ia mengelus rambut Bom dan mengelus pipi bayi berjenis kelamin laki-lakinya.

Keesokan harinya.

“Eonni, hyeong-bu.. Aku pergi..” Ucap Hayi yang sudah bersiap dengan seragam SMA-nya sambil mengambil roti, “Bye Minki-a..” Ucapnya pada Minki yang duduk di kursi bayi sambil memandang sekitar antusias.

“Hayi-a… Jangan pulang terlambat!” Ucap Bom dari dapur.

“Ne, eonni..” Ucap Hayi sambil setengah berlari keluar.

Seunghyun keluar dari kamar dan menghampiri meja makan, “Hei sayang..” Sapanya pada Minki dan mencium pipi putranya.

Bom kembali bersama sepiring telur dadar dan duduk di depan Seunghyun.

“Mana Hayi?” Tanya Seunghyun.

“Sudah pergi.” Jawab Bom.

Seunghyun mengangguk mengerti.

Bom tersenyum lebar pada putranya, “Aigoo.. Keyowa..” Ucapnya gemas. Saat itu ponselnya dan Seunghyun berbunyi serentak, mereka melihat pesan masuk dan saling bertatapan.

“Aku ada kasus malam ini..” Ucap Seunghyun lebih dulu.

“Aku juga..” Ucap Bom, lalu memandang Minki yang memandang kedua orangtuanya bingung.

 

=Malamnya=

Bom melangkah di lorong dengan gaya tenangnya, matanya melirik Minji yang duduk di sebuah kursi bersama i-pad seperti biasa. Disisi lain, terlihat Jiyong berjalan dari arah berlawanan dengannya.

Jiyong tak sengaja menyenggol bahu Bom sambil memasukkan sebuah cincin berlian ke tas gadis itu, “Oh.. Cesonghamida..” Ucapnya sambil membungkuk.

“Ne..” Ucap Bom dan melangkah lagi menuju ruang acara.

“Cincinku hilang!! Pasti seseorang sudah mengambilnya!!” Seru seorang gadis pada Taeyang yang menyamar menjadi seorang pelayan di depan pintu masuk.

“Ne, nyonya. Kami akan mencarinya, ayo lewat sini..” Ucap Taeyang menunjukkan jalan.

Bom melirik Taeyang ke lorong sepi lainnya dan membuat wanita tadi tak sadarkan diri dan masuk ke sebuah ruangan. Ia memandang sekitar dan melihat Seunghyun di sisi lain lorong mengangguk padanya. Ia membuka pintu ruang acara dan masuk. “Miss Leader.. Giliranmu..” Ucapnya berbisik.

Chaerin yang sudah berada di ruangan mengedarkan pandangan dan melihat Bom, ia mengangguk kecil dan melangkah keluar untuk menyelesaikan misi mereka malam ini.

Sementara itu.

“Minki-a.. Minki-a.. Uljima..” Bujuk Hayi pada Minki yang terus menangis di gendongan Seungri.

“Aigoo.. Kenapa aku selalu mendapat tugas seperti ini?” Ucap Seungri sebal sambil menimang-nimang bayi mungil itu.

 

===THE END===

<<Back

 

Advertisements

12 thoughts on “Mr and Mrs Choi [Chapter 40]

  1. Wahhhh keren endingnya…..^-^
    Thorr kalau buat ff lagi kalau bisa 2hyun ya , bkn maksa ya thor hanya ingin nyaranin
    biar aku bacanya lebih semangat…
    Jjang buat thorr fighting
    ditunggu next ffnya^^

  2. yeahh! selesai juga!! ohh ternyata chaerin emg pernah ada something gitu ama jiyong.. pantes mereka kalo ketemu kayak gitu wkwkwk 😀 yes! TopBom balikan lagi!! yess xD aduh Seungri, tugas kamu kayaknya gitu mulu yaa… gak maju2! xD lol~
    Bagus Thor!! suka ama endingnya! semangat bikin Fanfic2 selanjutnya!!! Fighting!

  3. Woah … Udah ending aja ya .. Ah , akhirnya Seunghyun sama Bom baikan lagi. Nikah & udah punya anak lagi .. XD Keep writing ya thor .. Lope lope deh sama FFnya author Hanna … Hwaiting!!

  4. Walah walah kok udah selesai?
    Aku suka endingnya akhirnya mereka balikan dan punya baby Mingkiii kekeke
    Buat cerita baru Topbom lagi ya kak

  5. huwaa daebak bWat AUTHOR hanna song
    keren pake bgt FF nie, apalagi pas endingnya LOL bgt Seungri di tugasin menjaga Minki masa’ . . . . .
    author noona Hanna gw boleh request FF yg castnya couple DARAGON (Dara & G.Dragon) gk . . . ?
    semangat bWat FF selanjutnya . . .
    Hwaiting 🙂

  6. Akhir nya ending juga ni ff horeeee *tepuktangan XD akhinya seunghyun balikan lagi sama bom dan udh punya baby lgi 😀 makin lope..lope di udara sama ff nya eonni hanna dech :*
    Di tunggu ff berikutnya yah eon 😀
    Fighting !!

  7. eoni ff y kren q suka!!!!
    aplgi yg ff how to love jujur y q pnggemar brat ny hyuna hyuseung……klw bsa bkin ff bru lgi y hehe
    oh iya eoni q bnyak trmotivasi dri ff y eoni jeongmal gomawo dan jngan lupa trus brkarya semangat!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s