Chapter

I’m So Sorry, I Love You Girl [Chapter 28]

28

—No, Not This Time—

Jongnam mendengar suara mobil berhenti di depan rumah dan mengintip ke jendela, bibirnya membentuk senyuman melihat Hyunseung berjalan ke pintu penumpang dan membukakan pintu untuk Eunji. “Yobo, Hyunseung datang bersama Eunji..” ucapnya.

Misuk muncul dari dapur, “Ne? oh.. baguslahh.. Makanan juga baru selesai.” Ucapnya senang.

Hyuna turun dari lantai dua dengan dress cantik yang membuatnya terlihat sangat manis, “Oppa sudah datang?” tanyanya senang.

Misuk tertegun melihat penampilan Hyuna, “Hyuna, kenapa berdandan seperti ini?”

Hyuna tertawa malu.

Hyunseung masuk ke dalam rumah bersama Eunji, “Annyeonghaseo..” sapanya sambil membungkuk sopan.

“Annyeonghaseo..” sapa Eunji dan ikut membungkuk sopan.

“Oppa!!” sorak Hyuna senang dan memeluk Hyunseung.

Hyunseung tersenyum sambil mengelus rambut Hyuna, “Ya.. kau bisa membuat kekasihku cemburu..”

Hyuna melepaskan pelukannya sambil tertawa kecil, “Miane, aku lupa..” ucapnya dan memandang Eunji, “Annyeonghaseo, eonni.. Kau cantik sekali..”

Eunji tersenyum lebar, “Ne, kau juga cantik..” pujinya.

“Aigoo.. dia selalu seperti ini sejak Hyunseung jarang kembali kerumah..” ucap Misuk menahan tawa.

“Aniya yobo.. Hari ini Hyuna berdandan bukan untuk Hyunseung..” ucap Jongnam sambil melirik Hyuna.

Misuk dan Hyunseung tertegun, “Ne?”

“Appa, jangan tatap aku seperti itu..” ucap Hyuna malu.

“Sudah.. duduk dulu..” ucap Jongnam dan membawa tamu mereka ke sofa.

Hyunseung menatap Hyuna serius, “Apa maksud abeunim tadi?” tanyanya.

Hyuna tersenyum, “Rahasia..” ucapnya, kepalanya menoleh ketika mendengar suara mobil berhenti. “Oh.. dia sudah datang..” ucapnya dan berlari kecil ke pintu depan.

Hyunseung menatap Hyuna penasaran.

“Yobo, memangnya siapa yang datang?” Tanya Misuk pada Jongnam.

Jongnam tersenyum, “Hyuna berkata teman prianya akan datang untuk makan malam bersama kita..” ucapnya.

Hyunseung dan Misuk sama-sama terkejut, “Mwo?!”

Jongnam menatap istrinya dan Hyunseung bergantian, “Ada apa dengan kalian?”

“Maksud abeunim, kekasih Hyuna?” Tanya Hyunseung, ‘Aissh! Jangan-jangan Junhyung!’ batinnya.

“Oh, itu mereka masuk..” ucap Eunji memberitau.

Hyunseung dan Misuk langsung menatap tajam ke arah pintu. Hyunseung mengerutkan dahi melihat pria yang tak ia kenal masuk bersama Hyuna.

Hyuna tersenyum lebar sambil melepaskan pelukan tangannya dari lengan Ilhoon, “Eomma, appa.. kenalkan, ini temanku.. Jung Ilhoon..”

Ilhoon tersenyum manis dan membungkuk sopan, “Annyeonghaseo.. Jung Ilhoon imnida..”

Misuk mengangguk kaku, “Oh.. ne..”

Jongnam tersenyum lebar, “Aigoo.. Hyuna sangat pintar mencari kekasih..”

Wajah Hyuna merona, “Appa!”

Ilhoon tersenyum malu, “Gamshamida, abeunim..”

“Ilhoon-a, ini oppaku dan kekasihnya..” ucap Hyuna memperkenalkan Hyunseung dan Eunji.

Ilhoon membungkuk sopan, “Annyeonghaseo..”

Eunji tersenyum, “Ne, annyeongaseo..”

Hyunseung menatap Ilhoon tanpa ekspresi. Ia terlihat tidak senang Hyuna membawa pria itu kerumah. Perlahan ia bangkit dan berjalan ke sisi Hyuna, “Aku ingin berbicara..” ucapnya sambil menarik gadis itu.

“Oh.. Ilhoon-a, duduk saja dulu.. Aku tidak akan lama..” ucap Hyuna yang terus di tarik Hyunseung menaiki tangga.

Hyunseung menarik Hyuna ke kamar gadis itu dan menutup pintu, lalu menatap gadis itu kesal. “Siapa lagi yang kau bawa?”

Hyuna memandang Hyunseung bingung, “Temanku, waeyo oppa?”

Hyunseung menghela nafas kesal sambil memalingkan wajahnya sejenak, lalu menatap Hyuna. “Beberapa minggu lalu kau pulang bersama Junhyung dan menciumnya, kau berkata dia kekasihmu. Sekarang kau membawa pria lain lagi. apa-apaan kau?!”

Hyuna memasang wajah tak bersalah, “Memangnya kenapa? Aku sudah tidak suka Junhyung sanbae lagi.. jadi kami putus, sekarang aku menyukai Ilhoon..”

Hyunseung tak percaya mendengar ucapan Hyuna, “Mwo? Hanya Karena kau tidak suka?! Ya!! Apa kau piala bergilir yang bisa di miliki semua pria di Korea?!”

Hyuna menatap Hyunseung sebal, “Aissh.. memangnya kenapa sih? Aku kan masih muda.. jadi wajar saja jika cepat bosan dan mencari kekasih baru lagi..”

Hyunseung benar-benar emosi mendengar ucapan Hyuna, “Ya.. masih muda bukan berarti kau bisa bergonta-ganti kekasih seperti kau mengganti pakaianmu!”

“Aissh!! Appa saja tidak komentar, kenapa oppa cerewet sekali?!” Tanya Hyuna sebal, “Sudahlah, nanti Ilhoon mencariku..” ucapnya dan melangkah kepintu.

Hyunseung menarik tangan Hyuna dan menatap gadis itu marah. Jika lepas kendali sedetik saja, dia sudah menarik gadis itu ke tubuhnya dan menciumnya dalam agar gadis itu mengerti mengapa ia sampai semarah ini.

Hyuna menatap Hyunseung kesal, “Oppa! Kekasihmu akan kesal jika di tinggal seperti itu..” ucapnya sambil menyentak tangan pria itu, lalu kembali berbalik dan keluar dari kamarnya. Bibirnya diam-diam membentuk senyuman senang dan langsung menuruni tangga.

Ruang makan.

Semuanya menikmati makanan dengan wajah ceria, kecuali Hyunseung.

“Ohh.. jadi orang tuamu sekarang di Jepang?” Tanya Jongnam setelah mendengar cerita Ilhoon.

“Ne, abeunim..” jawab Ilhoon.

“Jadi, sampai kapan kau akan berada di Korea?” Tanya Misuk.

“Mmm.. sampai akhir bulan ini eommanim. Tapi sepertinya aku akan kembali melanjutkan sekolah disini..” jawab Ilhoon sambil tersenyum.

“Hm? Waekeure?” Tanya Eunji ingin tau tau.

Ilhoon tersenyum malu, “Karena seseorang..” jawabnya.

Semuanya langsung memandang Hyuna yang tersipu malu.

“Aigoo.. remaja memang di penuhi cinta..” ucap Jongnam menahan tawa.

Hyuna tersenyum manis pada Ilhoon sambil mengedip-kedipkan matanya, “Ahh.. kau lucu sekali..” ucapnya gemas.

Ilhoon tersenyum memamerkan deretan giginya.

Misuk tertawa kecil, “Ahhh.. Hyuna benar-benar..”

“Kalian terlihat serasi..” ucap Eunji lucu.

Hyunseung menatap Ilhoon, “Jung Ilhoon..”

Ilhoon memandang Hyunseung, “Ne, hyungnim?”

“Aku hanya ingin memberikan saran..” ucap Hyunseung, “jika kau memang ingin bersama Hyuna, kau tidak perlu kembali pindah kemari..” ucapnya pelan, lalu melirik Hyuna. “Karena kau hanya menunggu kapan Hyuna bosan denganmu..”

Semua orang disana tertegun mendengar ucapan Hyunseung.

“Hyun-Hyunseung?” ucap Misuk tak percaya.

“Ya.. kenapa mengatakan itu?” Tanya Eunji merasa tidak enak.

“Oppa!” seru Hyuna kesal.

Ilhoon tertegun sesaat, lalu tertawa kecil. “Gwenchana hyungnim, Hyuna gadis yang cantik. Wajar saja jika dia merasa ada yang lebih baik dariku nantinya..”

Hyunseung menatap Ilhoon tak percaya.

“Omo.. kau benar-benar seorang pria..” ucap Jongnam kagum.

Hyuna tersenyum memandang Ilhoon dan memeluk lengannya, “Aniya, kau yang paling special..” ucapnya manja.

Ilhoon tersenyum pada Hyuna.

Saatnya pulang.

Hyunseung dan Eunji menghampiri mobil putihnya, namun ia langsung tertegun melihat Hyuna sedang berbicara pada Ilhoon sebelum pria itu masuk ke mobil.

Hyuna tersenyum pada Ilhoon, “Ilhoon-a, terima kasih bantuanmu malam ini..”

Ilhoon mengangguk dengan senyuman manisnya, “Aku senang bisa membantu..” ucapnya, “Dan seperti yang kau tau, dia memang menyukaimu…”

Hyuna tersipu, “Jinja?”

“Ne, dia sekarang menatap ke arah kita..” ucap Ilhoon, “Jangan menoleh!” bisiknya sebelum Hyuna memandang kearah Hyunseung. “pura-pura saja kau tidak menyadarinya dan tetap pandangi aku..”

Hyuna tertawa kecil, “Ne..”

“Keure.. aku akan kembali sekarang..” ucap Ilhoon dengan suara benar.

Hyuna mengangguk, “Ne, hati-hati Ilhoon..”

Ilhoon mengangkat satu tangannya dan mengelus rambut Hyuna, “Aku akan menghubungimu begitu tiba dirumah..”

Hyuna melambai, “Ne..”

Ilhoon membuka pintu mobilnya dan masuk, lalu menghidupkan mesin dan melambai sekali lagi pada Hyuna.

Eunji memandang Hyunseung yang terlihat sangat marah, lalu tersenyum lucu dan masuk duluan ke dalam mobil.

Hyunseung tersadar begitu mendengar pintu mobilnya tertutup dan menoleh kearah Eunji yang memasang sabuk pengaman.

“Oppa, belum pergi?” Tanya Hyuna sembari melangkah menuju pintu depan.

“Oh.. Oppa akan pergi..” Jawab Hyunseung.

“Keure, sampai jumpa oppa..” Ucap Hyuna dan melangkah riang masuk ke rumah.

Dada Hyunseung terasa sesak, Hyuna benar-benar membuatnya merasa akan gila. Ia akhirnya membuka pintu dan masuk.

Eunji tertawa kecil melihat ekspresi Hyunseung, “Bukankah aku sudah berkata kau akan menyesal jika dia memilih pria lain?”

Hyunseung menghela nafas dalam, lalu menghidupkan mesin. “Ne, tapi aku tidak tau rasanya sesakit ini..” Ucapnya pelan.

 

=Cube High Scool=

“Hyunseung oppa benar-benar cemburu! Dia terlihat marah bahkan mengatakan hal kejam pada Ilhoon.. Hahahaha..” Tawa Hyuna senang.

Sohyun tersenyum, “Apa kau masih punya rencana lain?”

Hyuna berpikir sejenak, “Mmm.. Belum sih.. Tapi aku akan memikirkannya..”

 

=Rumah Keluarga Kim=

Hyuna masuk ke ruang makan untuk mengambil minum, ia berhenti sejenak melihat ibunya memasukkan makanan ke tempat bekal. “Eomma, untuk siapa itu?”

Misuk tersenyum lebar, “Untuk oppa.. Kemarin dia berkata rindu bekal buatan eomma..”

“Oppa? Eomma akan mengantarkannya?” Tanya Hyuna tertarik.

Misuk memasukkan bekal ke dalam tas kecil, “Ne, eomma ingin melihatnya makan ini..” Jawabnya sambil tersenyum.

Hyuna langsung menghampiri ibunya dan mengambil tempat bekal itu, “Tidak perlu eomma, aku yang akan mengantarkannya..” Ucapnya.

Misuk memandang Hyuna bingung, “Wae? Eomma saja..” Ucapnya sambil mengambil tas bekal itu.

Hyuna tersenyum lebar, “Gwenchana, eomma istirahat saja.. Aku akan pastikan oppa memakan ini..”

Misuk mengerutkan dahi, “Waeyo?”

“Sudah, eomma tenang saja..” Hyuna langsung berlari keluar dari ruang makan bersama tempat bekal tadi.

 

=Seoul Hospital=

Ilhoon menghentikan mobilnya di depan rumah sakit dan memandang Hyuna heran.

Hyuna memandang pantulan dirinya di kaca spion sambil merapikan rambutnya, lalu mengeluarkan lip balm dan menambah kilauan di bibirnya lagi. Kemudian memandang semua sisi wajahnya dan tersenyum puas, “Keure..”

“Ya.. Memangnya harus berdandan seperti ini?” Tanya Ilhoon heran.

Hyuna tertawa kecil, “Keurom..” Ucapnya, lalu merpaikan poninya sekali lagi. “Aku akan menemui Hyunseung oppa, sampai nanti Ilhoon..” Ucap Hyuna sambil turun dari mobil bersama tempat bekal untuk Hyunseung. Ia merapikan dress selutut yang bermotif bunga itu sebelum kembali melangkah masuk ke gedung rumah sakit. Beberapa pria yang duduk di ruang tunggu memandanginya ketika lewat, hal itu membuatnya semakin percaya diri.

Ruang Gawat Darurat.

Hyunseung bersama Dujun membicarakan pasien yang baru saja dilarikan ke UGD.

Dujun menoleh ketika menyadari seseorang masuk ke UGD sambil memandang sekitar. “Wuaaa.. Siapa itu? Keluarga pasien?”

Hyunseung ikut menoleh dan tertegun melihat Hyuna, “Hyuna?”

Dujun menatap Hyunseung kaget, “Kau mengenalnya?”

“Ne, aku pergi sebentar..” Ucap Hyunseung dan menghampiri Hyuna.

Hyuna melihat Hyunseung menghampirinya dan langsung tersenyum, “Oppa..”

Para perawat memperhatikan Hyunseung dengan wajah penasaran.

“Ya, kenapa kau kemari?” Tanya Hyunseung bingung.

Hyuna mengangkat tempat bekal di tangannya, “Ini, eomma ingin aku memberikanmu ini.”

Hyunseung tertegun melihat tempat bekal itu dan memandang Hyuna yang berdandan cantik dengan dress selutut, “Lalu kenapa kau berdandan seperti ini?”

“Aku akan berkencan dengan Ilhoon..” Jawab Hyuna.

Hyunseung tertegun, “Mwo?”

“Oppa, ambil saja ini..” Ucap Hyuna sambil memberikan tempat bekal tadi ke tangan Hyunseung, “Aku harus pergi, Ilhoon sudah menungguku. Bye oppa..” Ucapnya dan berbalik.

“Ya! Tunggu sebentar..” Panggil Hyunseung sambil menahan tangan Hyuna.

Hyuna memandang Hyunseung sebal, “Apalagi oppa? Ilhoon sudah menungguku..”

Hyunseung menghela nafas dalam dan menarik Hyuna pergi ke ruang tunggu.

“Oppa..” Protes Hyuna.

Hyunseung berhenti di ruang tunggu dan menatap Hyuna kesal, “Ya.. Apa kau harus berdandan aneh seperti ini?!”

Hyuna menatap Hyunseung bingung, “Aneh? Ilhoon bilang aku cantik..”

Hyunseung memutar bola matanya kesal, “Kau terlihat seperti alien! Kau tau?!”

Hyuna melipat kedua tangannya di dada dan menatap Hyunseung kesal, “Wae? Oppa hanya tidak suka aku berkencan dengan Ilhoon kan?”

“Ne!! Oppa tidak suka!!” Tegas Hyunseung.

“Lalu kenapa kau tidak mau berkencan denganku?” Tanya Hyuna langsung.

Hyunseung tertegun, ia baru menyadari jawabannya tadi tidak benar. “Mmm.. Maksud oppa, oppa tidak suka kau berkencan dengan pria satu dan satunya lagi! Kau harus memilih satu dan benar-benar serius dengan pria itu! Walaupun kau masih muda, tetap saja kau tidak bisa membuang waktumu untuk pria-pria itu!!”

“Sejak awal aku sudah memilihmu, tapi kau menolakku dan berkata aku hanya adikmu! Lalu kenapa kau sekarang seperti ini?!” Tanya Hyuna kesal.

Hyunseung terdiam mendengar pertanyaan Hyuna.

Hyuna senang umpannya kembali ditangkap Hyunseung, “Oppa, masih belum terlambat untuk mengakuinya. Kau menganggapku lebih dari adik! Benarkan?!”

Hyunseung diam menatap Hyuna, lalu memalingkan wajahnya.

Hyuna senang Hyunseung tak bisa menjawab pertanyaannya.

“Ani..” Jawab Hyunseung pelan.

Hyuna tertegun, “Ne?”

Hyunseung menatap Hyuna tegas, “Aku tidak pernah menganggapmu lebih dari adik.. Dan akan terus seperti itu..” Ucapnya dingin, lalu melangkah pergi.

Hyuna terpaku di tempatnya mendengar ucapan Hyunseung tadi, hatinya terasa benar-benar sakit. Ia berusaha keras menahan air matanya dan berbalik menatap Hyunseung yang terus berjalan pergi, “Oppa!”

Hyunseung berhenti dan menatap Hyuna.

Hyuna menatap Hyunseung marah, “Aku tidak peduli jika aku harus berkencan dengan ribuan pria di dunia ini.. Tapi akan kupastikan, tidak akan ada tempat untukmu lagi..”

Hyunseung tertegun mendengar ucapan Hyuna.

Mata Hyuna mulai terlihat memerah, namun ia langsung berbalik dan berjalan pergi.

 

<<Back           Next>>

Advertisements

7 thoughts on “I’m So Sorry, I Love You Girl [Chapter 28]

  1. Widihh hyunseung cemburu kan!! XD makanya dengerin kata2 eunji tuh :-p
    wah…. Kata2 hyuna serius gak tuh??
    Lanjut author~ makin penasaran nih 😀

  2. buat penasaran…. hahaha hyunseung cemburu ama iruni.. xD aduh itu si hyunaku~~ kkkkk update update please.. thanks ^^

  3. tuh kan oppa knpa gag merjuangin aja..
    buat appa hyuna nyetujuin hub kalian..
    sakiitt kn kalo liat hyuna unni ma cowok lain..
    hihihihi akting nya hyuna unni n ilhoon..
    sampe hyun oppa gga nyadar kelepasan kontrol gtoo..
    ayoo lanjut kan unni..
    buat oppa mau ngakuin perasaan nyaa..
    pi jangan sampe unni berpaling k orang lain yaaa…
    lanjuutttt ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s