Uncategorized

Baby Boo~~ (Season 2) [Chapter 34] (Ending)

–Just You and Me, Baby–

 34

You’re my only one way..

Only for you – I am thankful that I’m next to you..

You’re the only one babe..

You taught me love in this harsh world..

I am happy with you alone..

Heaven, heaven, heaven, heaven, heaven.. (2x)

If we’re together we will never cry, never never cry..

Heaven, heaven, heaven, heaven, heaven.. (2x)

Forever, together – never gonna be alone..

(Ailee – Heaven)

=Malamnya=

Hyuna duduk di sofa sambil memikirkan ucapan Taemin. ‘Hyunseung oppa sering sakit kepala karena depresi?’ Batinnya tak percaya. Matanya melirik Sohyun yang sudah terlelap di tempat tidur, ‘Apa aku harus ke rumah Naeun?’ Batinnya lagi. Meskipun ragu, ia bangkit dan mengenakan pakaian hangatnya. Juga dengan hati-hati mengenakan baju hangat Sohyun yang masih tertidur dan membawanya.

Rumah Naeun.

Eunji melirik Hyunseung yang tampak memegang dahi lagi, “Kepalamu masih sakit Hyunseung?”

“Hmm..” Gumam Hyunseung.

Naeun melirik Taemin dan bertanya dengan gerakan alisnya bagaimana dengan rencana mereka.

Taemin berkata tanpa suara, “Jangan khawatir..”

Naeun berusaha berpikir positif dan menunggu Hyuna datang.

“Sepertinya aku kembali sekarang..” Ucap Hyunseung dan bangkit.

“Ne?! Aniya! Kenapa cepat sekali?” Tanya Eunji sambil menahan Hyunseung.

Hyunseung memandang sepupunya, “Aku ingin berpikir sendiri..”

“Ya, kepalamu kan masih sakit. Tunggu mereda dulu..” Ucap Key mengingatkan.

“Ne, kau ingin kecelakaan lagi?” Tanya Eunji khawatir.

Hyunseung menghela nafas dalam, “Gwenchana..” Jawabnya dan melangkah. Namun ia langsung berhenti ketika melihat Hyuna yang menggendong Sohyun melangkah masuk.

Semuanya tertegun melihat Hyuna.

“Hyuna?” Ucap Hyunseung tak mengerti.

Naeun tersenyum melihat Hyuna dan bergerak bangkit, “Hyuna-a..”

Hyuna berdiri canggung menatap Hyunseung tanpa ekspresi, “Naeun-a, bisakah kau membawa Sohyun ke kamarmu?”

Naeun sempat bingung beberapa saat, tapi segera menghampiri Hyuna dan mengambil Sohyun hati-hati. “Aigoo.. Putri cantik ini tertidur pulas..” Ucapnya gemas dan langsung membawa Sohyun ke lantai atas.

Keadaan di ruang tengah menjadi canggung.

“Kau datang juga?” Tanya Hyunseung canggung.

Hyuna masih menatap Hyunseung tajam dan melangkah maju dengan cepat. Tanpa mengatakan apa pun ia langsung melayangkan tangannya sekuat tenaga menampar Hyunseung.

PLAKKKK!!!

Wajah Hyunseung menghadap ke satu sisi, terasa sangat sakit karena Hyuna benar-benar menamparkan dengan keras.

Semua yang ada disana terkejut melihat kejadian yang baru saja terjadi.

Hyunseung mengerjapkan matanya menghilangkan rasa pusing dampak dari tamparan Hyuna dan memandang gadis itu sambil memegang pipinya, dahinya berkerut melihat bulir air mata Hyuna berjatuhan menatapnya.

“Oppa pabo!!” Seru Hyuna sambil memukul dada Hyunseung.

Hyunseung mundur selangkah karena pukulan Hyuna sambil menatap gadis itu tak mengerti.

“PABO!!” Teriak Hyuna dengan bulir air mata berjatuhan dan kembali memukul dada Hyunseung.

Kali ini Hyunseung menahan tubuhnya agar tak terdorong kebelakang sambil tetap menatap Hyuna tak mengerti.

Yang lain saling melirik, bingung harus melakukan apa.

Hyuna diam sejenak untuk menghela nafas dalam, lalu maju selangkah dan mencengkeram kerah baju Hyunseung. Dengan kasar menarik pria itu membungkuk dan langsung mencium bibirnya sambil memejamkan mata.

Hyunseung tertegun merasakan bibir Hyuna seperti mengemut bibirnya, namun sedetik kemudian matanya ikut terpejam dan membalas ciuman Hyuna. Satu tangannya memeluk pinggang gadis itu dan satu lagi menahan belakang kepalanya untuk memperdalam ciuman mereka.

Tangan Hyuna yang mencengkeram kerah baju Hyunseung bergerak memeluk leher pria itu. Satu tangannya sesekali mengelus rambut pria itu.

Mulut Key, Eunji dan Taemin terbuka melihat Hyuna dan Hyunseung malah berciuman panas di depan mereka.

Hyunseung dan Hyuna berciuman seperti itu adalah ciuman mereka yang terakhir. Akhirnya mereka melepaskan ciuman itu untuk menghirup udara. Mereka kembali membuka mata dan saling bertatapan sambil mengatur nafas.

Hyunseung tersenyum, lalu memeluk Hyuna erat. Begitu juga Hyuna. “Saranghae Hyuna..” Bisiknya sepenuh hati.

Hyuna membenamkan wajahnya di bahu Hyunseung sambil mempererat pelukan tangannya di leher pria itu, “Saranghae oppa..”

Semua orang di ruang tengah tersenyum melihat akhir bahagia dari Hyuna dan Hyunseung.

I choose to love you..

I will love you until always..

I choose to love you..

I will love you..

I choose to love you..

Like this moment right now..

I choose to love you..

More than anyone in this world..

I choose to love you..

I will love you..

(Hyorin – I choose to love you)

=Kamar Studio=

Hyunseung duduk di sofa dengan Hyuna di pangkuannya, mereka cukup lama berdiam diri sambil saling menatap dan tersenyum satu sama lain. Satu tangannya terangkat dan menyelipkan rambut Hyuna ke belakang telinga gadis itu, “Terima kasih sudah mengubah pikiranmu..” Ucapnya pelan.

Hyuna mengelus pipi Hyunseung, “Hmm..” Gumamnya menjawab ucapan pria itu.

“Bisakah besok kita kembali ke rumah?” Tanya Hyunseung hati-hati.

Hyuna menggeleng, “Aniya.. Aku tidak bisa kembali ke rumahmu..”

Hyunseung tertegun, “Wae?”

Hyuna cemberut, “Oppa, aku sudah berkata tidak akan kembali apa pun yang terjadi. Jadi aku akan sangat malu jika kembali kerumahmu..” Jawabnya malu.

Hyunseung diam sejenak, perlahan bibirnya membentuk senyuman dan mengangguk. “Keure, kalau begitu…” Ia berpikir sejenak, “Apa kau ingin tinggal di apartemen atau rumah dengan halaman indah?”

Hyuna tersenyum malu, “Oppa..” Ucapnya sambil memukul bahu Hyunseung pelan.

“Aniya, jawablah.. Kau ingin tinggal di apartemen atau rumah dengan halaman indah?” Tanya Hyunseung lagi sambil mengelus pipi Hyuna.

Hyuna berpikir sejenak, “Hmm.. Bagaimana jika di apartemen saja?”

Hyunseung mengangguk, “Baiklah..”

Hyuna tertawa kecil dan memberi kecupan manis di bibir Hyunseung.

Hyunseung melirik Sohyun yang masih terlelap di tempat tidur, cahaya ruangan itu juga sudah dipadamkan agar tidak mengganggu putri mereka. Lalu memandang Hyuna, “Menurutmu Sohyun tidak akan bangun hingga pagi?”

Hyuna memandang Sohyun dan memperhatikannya, senyuman malu muncul di bibirnya sambil kembali memandang Hyunseung karena merasakan salah satu tangan pria itu meraba bokongnya.

Hyunseung tersenyum lebar. Memamerkan deretan giginya yang rapi.

Hyuna mengerutkan hidungnya sambil menarik tangan Hyunseung naik ke pinggangnya, “Sohyun sudah mulai mengerti apa yang dia lihat oppa..” Ucapnya pelan.

Hyunseung mengangguk dan mengecup pipi Hyuna, lalu memeluk gadis itu.

Hyuna menyandarkan pipinya ke bahu Hyunseung.

Hyunseung memejamkan mata dan menghirup aroma khas strawberry dari tubuh Hyuna, bibirnya membentuk senyuman. “Kau seperti strawberry..” Bisiknya.

Hyuna tertawa kecil, “Berhenti menggodaku, oppa..”

Paginya.

Hyunseung berbaring di sofa dengan satu tangannya menjadi bantal kepala, sementara Hyuna tidur menelungkup di dadanya. Satu tangannya memeluk gadis itu agar tak berguling jatuh ke lantai.

Sohyun yang terbangun terlebih dulu bingung hanya seorang diri di tempat tidur. Karena melihat kedua orangtuanya di sofa, ia turun dari tempat tidur dan menghampiri ayah dan ibunya. “Eomma..” Panggilnya sambil mengguncang bahu Hyuna. “Eomma..”

Dahi Hyuna berkerut dan membuka matanya perlahan, “Hmmm.. Ohh.. Sohyun-a..” Ucapnya sambil bangkit perlahan.

Hyunseung ikut terbangun karena Hyuna bergerak, “Hmm..” Gumamnya sambil membuka mata.

Hyuna menggendong Sohyun dan membawanya ke kulkas, “Sohyun mau minum susu?” Tanyanya, meskipun putrinya itu hanya memandangi apa yang ia lakukan bingung.

Hyunseung merenggangkan tubuhnya dan bangkit, “Aku akan membuatnya..” Ucapnya.

Hyuna memandang Hyunseung dan tersenyum. Ia senang bisa menyelesaikan masalah mereka dengan baik.

Hyunseung yang sedang membuat susu Sohyun melirik Hyuna sambil tersenyum, lalu mengelus kepala Sohyun yang membaringkan kepalanya ke dada Hyuna.

When you feel like there’s no way out..

Love is the only way..

(2ne1 – I Love You)

=Dua Bulan Kemudian=

Jihyun melangkah cepat ke pintu ruangan Hyunseung. Ia baru saja mendapat kabar kalau pria itu mengumumkan kalau ia sudah menikah dan memiliki putri, dirinya hanya seorang mantan tunangan yang berharap kembali padanya.

“Nona Nam, anda tidak bisa masuk!” Tegas Sekretaris Jung sambil menahan Jihyun.

Jihyun mendorong sekretaris Jung kesamping dan mendorong pintu ruangan Hyunseung, “Ya Jang Hyunseung!” Serunya.

Hyuna dan Hyunseung yang sedang berciuman di sofa langsung bangkit.

Jihyun dan Sekretaris Jung terpaku melihat posisi Hyuna dan Hyunseung.

Hyunseung berbaring di sofa dengan Hyuna duduk di pangkuannya, bahkan terlihat gadis itu langsung merapatkan baju hangat yang dikenakannya.

Hyunseung menatap kedua gadis itu kesal, “Hei, kalian ingin melihat lebih banyak?!”

“Oh.. Cesonghamida sajangnim..” Ucap Sekretaris Jung menyesal.

Jihyun mendengus kesal dan berbalik pergi.

Sekretaris Jung membungkuk sopan dan keluar sambil menutup pintu.

“Aissh.. Kenapa aku tidak mengunci pintu?” Gumam Hyunseung kesal sambil menarik baju hangat Hyuna agar satu bahunya terekspos.

“Oppa, bagaimana jika appanim yang masuk?” Tanya Hyuna ketika Hyunseung kembali menciumi pipinya.

Hyunseung tersenyum, “Pikirkan nanti..” Ucapnya dan menarik Hyuna ke dadanya, bibirnya kembali sibuk bersama gadis itu.

=Kampus=

Naeun melangkah bersama Baekhyun sambil tertawa kecil mengingat kejadian lucu yang terjadi saat kecil.

“Naeun-a..” Panggil Taemin yang sudah menunggu di depan kampus sambil melambai.

Naeun tersenyum lebar, “Oppa..”

Baekhyun memandang Taemin tanpa ekspresi.

“Bye Baekhyun..” Ucap Naeun pada Baekhyun dan menghampiri Taemin.

Taemin menggenggam tangan Naeun dan melangkah menuju mobilnya, “Bye, Baekhyun..” Ucapnya.

Baekhyun tersenyum cool sambil memasukkan kedua tangannya di saku dan memperhatikan Taemin dan Naeun berjalan pergi sambil berbicara. “Ahhh.. Meskipun begini, tetap baik-baik saja..” Gumamnya senang.

Seorang gadis menghampiri Baekhyun dan tersenyum, “Oppa, kau masih ada kelas?”

Baekhyun tersenyum memandang gadis itu, “Aniya, khaja..” Ucapnya sambil merangkul gadis itu dan membawanya menuju parkiran motor.

=Apartemen=

Hyuna mengelus kepala Sohyun yang sudah terlelap, lalu mencium pipinya.

Hyunseung masuk ke kamar Sohyun untuk melihat putrinya, bibirnya membentuk senyuman melihat putrinya sudah terlelap. “Dia sudah tidur?”

“Ne..” Jawab Hyuna.

Hyunseung menggenggam tangan Hyuna dan menariknya keluar, sebelum menutup pintu tidak lupa ia mematikan lampu.

Dikamar. Hyunseung menutup pintu di belakangnya dan memeluk pinggang Hyuna dari belakang.

Hyuna tersenyum malu mendapatkan kecupan manis Hyunseung di lehernya, “Oppa..”

“Wae? Sohyun sudah tidur..” Bisik Hyunseung menahan tawa.

Hyuna tertawa malu.

Hyunseung dan Hyuna menyadari sesuatu dalam suatu hubungan, kepercayaan dan ketulusan. 🙂

====THE END====

<<Back

Advertisements

19 thoughts on “Baby Boo~~ (Season 2) [Chapter 34] (Ending)

  1. wah udda ending aja , aq gg rela but seneng juga segh akhirnya semua happy ending 😀
    semoga sohyun cepet dapet dede bayi , kkkk XD

    gomawo hanna udda bikin ff yg bssa bikin emosi qu meluap” dan nanggis bombay 😥
    gomawo , ff mk DAEBAK (Y)

    ditunggu ff 2hyun lain nya ^^
    FIGHTINGGGG \^_^/

  2. Kyaahhh…. udah ending ><
    Itu hyunseung mulai gatel yah lost control mulu kkkk~
    Akhir'a happy ending jugaaa 🙂
    Ff'a daebak lahh pko'a..
    Thank you authornim kkk~

  3. ㅋㅋㅋㅋㅋ happy ending mskpun masih ajah nangis mulu d endingnya.. huhu bgussss bgt aduh si hyunseung oppa dah brapa lama g ktmu hyuna jdi makin hot ajah lolol >\\\< good job ^^

  4. Kereennn sungguh, aku baca baby boo~~ dari awal sampe ending cuma 2 harii :D,sukaaa bgt,kaloo bisa min,bikin ff lg dong ttg hyuna&hyunseung vampire \=D/

  5. wah keren sekali ffnya . udah ending saja padahal aku bARu membacanya seminggu yang lalu . GILA ffnya membuat emosi ku naik turun. . .
    DAEBAK
    btw ff nie karangan sendiri ya?
    di tunggu ff TROUBLE MAKER lainNya . . .
    gomawo . . . 🙂

  6. Akhirnya hyuna udah gak egois lagi.
    Need another trouble maker ff 😦
    Oiya, disini ceritanya perbedaan usia hyuna sama hyunseung brp sih?

  7. Kaget waktu hyuna nampar hyunseung… Tapi untung mereka bisa baikan lagi^^
    yeshh~ jihyun hush hush xD jgn ganggu 2 hyun lagi :-p
    btw,, itu baekhyun cewek nya siapa?? 😀

  8. Thor yaallah ini fanfic daebakk. Apa mungkin author ada minat mau jadiin fanfic ini jd novel. Keren loh thor alur ceritanya 😂😍😳😊

  9. akirnyaaaaa hyuna ngambil keputusan yg tepaaaat sekalii..
    akirnya 2hyun bisa bersama lagiii..
    omoooooo oppa knpa jd mesum gtoooo..
    kkk kangen banget yaa ma unni..
    aigooooo dasarr 2hyun nie..
    hihihi pi aku suka pas bagian mrka d ruangan ny oppa…
    biar si jihyun sadarr tu kalo oppa gag akan bisa ma dyaaa..

    huwaa nie beneran udahh end???
    gag relaaaa…
    masii pengen 2hyun lagiiii…
    hanna unni 4jempol buat kamuuu..
    efef buatan mu selalu kereenn…
    walopun ru baca 3 judul sichh
    pi sllu bisa ngaduk2 perasaan…
    daebaakkk unni..
    d tunggu 2hyun nya lagi ^^

  10. Huwaaaaaaaaa…
    Nyesek bgt waktu Hyuna Amnesia dan waktu hyunseung buta… Haha giliran dah baikan aja hyunseung manja bgt, aish minta jatah… 😛 cerita uni bagus2 ye… Hahaha ngena banged, tapi aku gak baca season 1 😥 2hyun ❤ ❤

  11. Wah,keren banget,aku suka,kenapa gak jadi penulis novelis aja,aku rasa kamu udah kalahkn penulis novel deh,ini orang indonesia kn yg bikin? Tapi gak apa2 aku bisa ngerti bahasanya,walau gak semuanya,aki orang malaysia,ceritanya memang keren habis

  12. Finally … Happily ever after forever… aku senang akhir cerita ny sungguh memuaskan… 4 jempol buat eonnie author ^_^

  13. Sorry baru komen skrng,sumpah nih fanfic kerennnnn sekali,suka sama jalan ceritanya.Sedih,bahagia,marah,dll semua perasaan bercampur aduk kalo baca ff ini,haha….

    Ini adalah fanfic chapter yng paling aku favoritkan dari semua fanfic yng pernah aku baca.Kalo buat ff oneshoot sih ff now/there is no tomorrow,yng ff pertama TM di blog ini…

    Please bikin ff 2hyun lgi dong,atau ga yng ini lanjut ke season 3,kkkk….

    Keep writing thorrr,semangat buat nulis ffnya,FIGHTING~~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s