Chapter

Baby Boo~~ (Season 2) [Chapter 11]

–Stay in My Arms, baby–

11

Come to me and tell me, there is no tomorrow for us..
Don’t hesitate..
Before it’s too late, now..
Don’t push me away farther..
Us two, right now, right there..
Before it disappears..
(Trouble Maker – Now)

=Kafe=
Krystal menatap Hyuna menyesal, “Cesonghamida eonni, aku hanya melakukan apa yang diminta Taemin oppa..”
Hyuna tersenyum, “Ne.. Kau tidak salah, saat itu aku memang tidak mengingat apa pun dan jadi sangat sensitive..”
“Jika kau melakukannya lagi, aku akan memasukkanmu ke kardus dan mengirimmu ke Sudan!” ucap Hyunseung pada Taemin.
Taemin cengengesan sambil mengelus belakang kepalanya.
“Hyuna-a, apa kau benar-benar sudah ingat semuanya sekarang?” Tanya Naeun memastikan.
Hyuna mengangguk, “Nem aku ingat semuanya..” jawabnya.
Naeun tersenyum lebar dan memeluk Hyuna, “Humm.. syukurlah, kupikir kau akan melupakanku terus..”
“Aniya..” ucap Hyuna sambil mengelus punggung Naeun.
“Fiuuuh.. syukurlah ingatan Hyuna sudah kembali..” ucap Eunji lega.
“Ya.. bagaimana jika kita mengadakan acara kemping untuk merayakan Hyuna yang sudah kembali ingat semuanya?” Tanya Key memberi usul.
“Wuaaa! Ide bagus!” ucap Taemin bersemangat.
“Aku juga ingin ikut!!” ucap Krystal bersemangat.
“Kemping?” ucap Hyuna bingung.
“Hm? Kalian cepat sekali berpikirnya..” ucap Hyunseung heran.
“Memangnya mau kemping dimana?” Tanya Naeun.
“Masalah tempat serahkan saja padaku, aku akan mengurus semuanya. Yang pasti kita akan melakukan kemping di hutan!” ucap Key.
“Hutan?” Hyuna berpandangan dengan Hyunseung dan memandang Key bingung, “Mmm.. oppa, Sohyun bisa rewel jika di bawa ke hutan..”
“Benar.. Cari tempat lain saja..” ucap Hyunseung.
“Ne, nanti setelah Sohyun berusia 1 atau 2 tahun baru kita melakukan kemping..” ucap Eunji setuju.
“Ya.. memangnya 1 atau 2 tahun lagi kau tidak  berniat menikah? Kenapa memikirkan anak orang lain?” Tanya Taemin sebal.
Eunji menatap Taemin kesal, “Ya! 1 atau 2 tahun lagi itu terlalu cepat untukku menikah!”
“Aigoo.. sudah hentikan. Kalau begitu, kita menyewa caravan seperti waktu itu saja.. Kan sekarang suasananya sudah lebih menyenangkan..” usul Key lagi.
“Hmm.. kurasa ide itu lebih baik..” ucap Hyunseung.
“Oke!! Kapan kita berangkat?” Tanya Krystal bersemangat.

=Akhir Pekan=
“Oppa!!” jerit Krystal sebal karena Key tidak berhenti menjahilinya.
Key tertawa sambil memegang perutnya.
“Oppa, kenapa tidak membelaku?” Tanya Krystal sebal pada Taemin.
Taemin tertawa dan merangkul adik sepupunya itu, “Sudah, jangan jahili dia lagi. Tangisannya lebih besar dari pada Sohyun..”
Krystal menatap Taemin sebal, “Oppa!”
Eunji dan Naeun yang sedang menyiapkan daging untuk dibakar tertawa kecil melihat kelakuan teman-teman mereka.
Di dalam caravan, Hyunseung mendorong Hyuna ke dinding sambil memeluknya erat dan mencium gadis itu dalam, kedua tangan gadis itu memeluk lehernya seperti tidak ada lagi apa pun di dunia ini.
“eommmma…” ucap Sohyun yang menelungkup di tempat tidur sambil memainkan bonekanya.
Spontan Hyuna melepas pelukannya dari leher Hyunseung dan mendorong pria itu agar melepaskan ciuman mereka, lalu menatap Sohyun tak percaya. “Oppa, kau dengar dia mengatakan eomma?”
Hyunseung ikut memandang Sohyun dengan dahi berkerut, “Ani..” ucapnya, lalu menarik dagu Hyuna agar kembali memandangnya dan mencium bibirnya lembut.
Hyuna menahan senyumannya karena perlakuan Hyunseung, “Oppa..” ucapnya sambil mendorong pria itu.
Hyunseung tertawa kecil, “Ne, arasso.. Sohyun prioritas utama..” ucapnya pura-pura sebal.
Hyuna mengelus pipi Hyunseung  dan mencium pipi yang lainnya, “Keluarlah dulu, aku akan mengganti pakaian Sohyun..” ucapnya, lalu melangkah ke kamar.
Hyunseung tersenyum dan melangkah menuju pintu sambil mengambil baju hangatnya, lalu mengenakannya sembari menghampiri teman-temannya.
“Hei.. mana Hyuna?” Tanya Key.
“Dia sedang mengganti baju Sohyun..” jawab Hyunseung.
Key menatap Hyunseung curiga dengan mata menyipit, “Jinja? Jangan-jangan dia pergi seorang diri lagi..” candanya.
Hyunseung menatap Key kesal dan tertawa kecil, “Diamlah..”
“Kau ini! Jangan ganggu Hyunseung-ku!” ucap Taemin kesal sambil memukul bahu Key.
Krystal menatap Taemin tak percaya, “Oh my god.. pantas saja kau tidak belum memiliki kekasih..” ucapnya dan melangkah menghampiri Eunji dan Naeun yang tertawa mendengar komentarnya.
“Mwo? Ya.. Naeun itu kekasihku!” ucap Taemin sebal.
“Naega?” ucap Naeun berpura-pura tidak tau.
“Ya!” seru Taemin menahan tawa.
Naeun menjulurkan lidah pada Taemin dan tertawa kecil.
Eunji memperhatikan wajah Hyunseung yang kembali berseri-seri, bibirnya perlahan membentuk senyuman dan kembali membolak balik daging yang sedang di panggang.
Key melihat bagaimana ekspresi Eunji tadi, kepalanya berat ke satu sisi bingung.
Taemin menghampiri Hyunseung dan berdiri disisinya, “Ya, aku sebenarnya tidak terlalu merasa bersalah. Tapi aku tau ideku membawa Krystal sempat membuat hubunganmu dan Hyuna semakin kacau, jadi….”
“Ne…” jawab Hyunseung sebelum Taemin mengatakannya.
Taemin memandang Hyunseung sambil tersenyum lebar, lalu merangkul lehernya. “Aigoo!! Kau memang sahabatku!!” ucapnya.
“Aissh!! Lepaskan!” seru Hyunseung sambil melepaskan lengan Taemin dari lehernya.
Taemin tertawa karena kekonyolan temannya, namun saat itu ia menyadari bibir Hyunseung tampak berkilap. Tawanya langsung berhenti dan menatap pria itu serius.
Dahi Hyunseung berkerut melihat Taemin menatapnya seperti itu, “Mwo?”
Senyuman evil muncul di wajah Taemin, “Ingatan Hyuna kembali dan kau langsung memanfaatkannya?” tanyanya pelan.
“Apa yang kau maksud?” Tanya Hyunseung kesal.
Taemin mengelus bibir bawahnya, “Hmm.. apa kau juga mengenakan lip balm?” tanyanya menahan tawa.
Hyunseung memegang bibirnya dan menyadari lip balm Hyuna menempel di bibirnya, wajahnya terasa panas Taemin mengetahuinya.
Senyuman evil Taemin semakin lebar, “Hahaha.. Sohyun akan segera punya adik..” ledeknya.
Tampak rona merah di wajah Hyunseung dengan mata melotot pada Taemin, “Ya!!”
Taemin menahan tawa dan mendekat pada Hyunseung, “Tenang saja, aku akan meminta Eunji menjaga Sohyun malam ini..” bisiknya.
“Aissh!!” seru Hyunseung kesal menahan malu.
Taemin langsung berlari menyelamatkan dirinya.
Hyuna keluar dari caravan bersama Sohyun yang sudah mengenakan baju hangatnya.
“Omo.. Sohyun-a..” ucap Taemin sambil menghampiri Hyuna.
Disaat yang lain sibuk dengan Sohyun, Key menghampiri Eunji dan membantunya memanggang daging. “Eunji-a..”
Eunji memandang Key, “Ne?”
“Mmm.. bisa aku menanyakan sesuatu?” Tanya Key.
“Mwo?” Tanya Eunji balik.
“Mmm.. aku hanya penasaran tentang kau dan Hyunseung.” Ucap Key memulai, “Maksudku… Kau dan Hyunseung hanya saudara sepupu, tapi kenapa sepertinya kau selalu ingin melakukan sesuatu untuknya?”
Eunji memandang Key sejenak, lalu tersenyum. “Wae? Apakah terlihat sangat aneh?”
Key mengangkat bahunya, “Kurasa..”
Eunji memandang Hyunseung yang tertawa kecil sambil bermain bersama Sohyun di gendongan Hyuna dan menghela nafas dalam. “Aku dan Hyunseung lahir di keluarga sibuk. Sejak kecil kami selalu di titipkan di rumah nenek dan menghabiskan waktu bersama. Aku tidak ingat sejak kapan dia berubah menjadi dingin dan tidak peduli apa pun di sekitarnya, tapi dia tetap berbicara padaku. Dia selalu menceritakan apa pun yang dia rasakan dan aku akan merahasiakannya, bahkan hingga sekarang aku masih menyimpan semua rahasianya..” ucapnya mengenang masa lalu.
“Kalian terdengar sangat dekat..” Komentar Key.
“Ne..” jawab Eunji dan membalik daging yang sedang dia bakar, “Awalnya kupikir kami seperti itu karena kami sepupu dan selalu bersama. Tapi sejak kami mulai bisa mengerti apa yang terjadi, Hyunseung mulai jarang bercerita padaku. Dia seperti menutup semuanya sendiri. Aku sangat sedih dia menjauhiku. Hanya setahun kemudian kami sudah seperti orang asing, dia juga tidak berbicara banyak padaku seperti dengan orang lainnya. Hingga aku tau dia……” Eunji tidak melanjutkan ucapannya karena menyadari apa yang akan dia katakan dan memandang Key yang menatapnya penasaran.
“Mwo?” Tanya Key.
Eunji tersenyum canggung, “Aku harus tetap menjaga rahasia Hyunseung, miane..” ucapnya sambil garuk-garuk kepala.
Key cemberut, “Aigoo.. kalian sangat membuatku iri..” ucapnya sebal, “oh.. Sejak kapan Hyunseung dan Hyuna saling mengenal?”
“Mmm.. saat itu Hyunseung berusia 13 tahun. Tau tidak? Sebenarnya Hyunseung sudah menyukai Hyuna sejak mereka kecil, tapi dia saja yang tidak menyadarinya..” ucap Eunji menahan tawa.
Key menatap Eunji tak percaya, “Jinja?”
“Ne..” jawab Eunji sambil mengangguk, “Dulu, Hyunseung tidak pernah memandang orang lebih dari 3 detik. Tapi jika ada Hyuna, dia akan menatapnya terus karena Hyuna terus berbicara panjang lebar padanya.. Meskipun dia terlihat kesal, tapi itu sesuatu yang aneh kan?”
Key menahan tawa sambil melirik Hyunseung dan Hyuna, “Ternyata cerita mereka memang lebih seru dari pada cerita novel..”
Eunji hanya tertawa, “Oh.. ini sudah selesai..” ucapnya, “Anak-anak, ayo makan…”
Setelah makan, mereka semua masih berkumpul untuk saling bercerita karena merasa seperti baru bertemu Hyuna setelah beberapa saat.
Hyuna duduk bersama pada gadis sambil memperhatikan Hyunseung yang sedang memegangi kedua tangan Sohyun yang mulai ingin berjalan. Taemin dan Key tampak menyemangati putrinya agar bisa berjalan kearah mereka.
Eunji memandang kemana Hyuna memandang dan memandang gadis itu sambil tersenyum, “Hyuna-a..”
Hyuna memandang Eunji, “Ne?”
Eunji tersenyum lebar, “Gumawoyo..”
Hyuna memandang Eunji bingung, “Ne? waeyo eonni?”
“Berkat kau, hubunganku dan Hyunseung yang sempat renggang bisa kembali akrab..” jelas Eunji.
Hyuna diam sejenak mencerna ucapan Eunji dan senyuman mengembang perlahan, “Aniya, Eonni dan Hyunseung oppa juga sudah dekat sejak awal..”
“Ne.. Kami memang sudah dekat sejak kecil..” ucap Eunji, “Tapi sesuatu membuat Hyunseung menjauhiku dan tak pernah bercerita padaku lagi..” lanjutnya sedih, namun kembali tersenyum. “Tapi berkat kau, perjuangannya untuk mendapatmu lagi, aku bisa kembali menjadi sepupu dan sahabatnya..”
Hyuna tersenyum, “Aku senang mendengarnya eonni..”
Eunji mengelus kepala Hyuna, “Nah adik iparku, mari saling menjaga satu sama lain..”
Hyuna tertawa kecil, “Ne, eonni,.”
“Eonni, kau benar berpacaran dengan Taemin oppa?” Tanya Krystal pada Naeun.
Naeun memandang Krystal malu, “waeyo?”
Krystal melirik Taemin sebal, “Karena sejak kecil Taemin oppa selalu membohongiku, berkata tentang ini dan itu. tapi ternyata hanya karangannya saja..”
Yang lainnya tertawa mendengar ucapan Krystal.
“Aniya, kali ini Taemin jujur tentang pacarnya..” ucap Eunji sambil mencolek pinggang Naeun yang tampak malu.
“Omo.. jadi benar? Hmm.. kupikir dia tidak akan memiliki kekasih.. Hahahaha..” canda Krystal.
“Oh ya, Krystal.. Bagaimana keadaan keluargamu? Masih di Amerika?” Tanya Eunji ingin tau.
“Ne eonni, tapi Jessika eonni berkata akan kembali dalam waktu dekat. Aku belum tau kapan..” jawab Krystal.
Keesokan paginya.
Hyunseung mengerutkan dahinya dan membuka matanya perlahan, kepalanya menoleh kesamping dan melihat Hyuna masih terlelap menghadap kearahnya. Bibirnya membentuk senyuman menyadari sekarang gadis itu sudah kembali. Sohyun tidur nyenyak diantara mereka. Tangannya terulur ke pipi Hyuna dan bergerak maju untuk mencium dahi gadis yang sangat ia cintai itu sepenuh hati, lalu memandangi wajah tenangnya.
Dahi Hyuna berkerut dan membuka matanya perlahan, bibirnya langsung membentuk senyuman melihat Hyunseung menatapnya hangat.
“Selamat pagi…” sapa Hyunseung.
“Selamat pagi oppa..” ucap Hyuna dan memandang Sohyun, “Hmm.. dia masih tidur..” ucapnya sambil mengelus rambut putrinya yang mulai panjang.
“Aku akan mandi terlebih dulu..” ucap Hyunseung sambil bangkit dan merenggangkan tubuhnya sesaat, baru melangkah ke kamar mandi.

<<Back     Next>>

Advertisements

3 thoughts on “Baby Boo~~ (Season 2) [Chapter 11]

  1. oh kejadian apa seh ???
    jangan bilang sebelum pacaran am hyuna seungi pacaran am jesicca , ehmm curiga neh , aneh aja tiba” jesicca muncul , pasti bakal ada something kan ???
    nextt

  2. aduuhhhhh knpa aku mrasa pembicaraan ny eunji n key bakalan jd masalah d kemudian hari buat hubungan 2hyun..
    semoga nie cuma omongan reader sok tau kayak guee…
    penasaraaannnn lanjuutttt ^^

  3. aigooooo … bahagia nya keluarga mereka,, semoga keluarga 2hyun eh bukan tpi 3hyun akan slalu bahagia slama ny..aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s