Chapter

Baby Boo~~ (Season 2) [Chapter 7]

–Im Falling Down–

7

I’m feeling down..

Without you, I’m falling down..

(Sistar – Alone)

=Kamar Hotel Kris=

Kris duduk di sofa memandangi Hyuna yang terus menangis disebelahnya, “Pria tadi suamimu?” tanyanya.

Hyuna memandang Kris, “Aku tidak tau Kris..” ucapnya, “Setelah mengalami kecelakaan itu, aku tidak ingat apa pun. Semua orang berkata Hyunseung adalah suamiku, tapi aku tidak merasakan apa pun saat bersamanya.. Aku benar-benar tidak mengerti apa yang terjadi..” ucapnya sambil terus menangis.

Kris diam sejenak sambil berpikir, “Jika kau tidak tau, mengapa kau terus menangis?”

Hyuna menyeka air matanya meskipun terus saja mengalir, “Aku tidak tau..” ucapnya ditengah tangis, “Air mataku terus mengalir mengingat gadis itu mencium Hyunseung di depan mataku!” ucapnya dan menangis karena hatinya terasa sangat sakit.

Kris mengangkat satu tangannya keatas kepala Hyuna dan merangkul gadis itu.

Hyuna merebahkan kepalanya ke bahu Kris sambil terus menangis.

“Tapi, apa kau serius saat melemparkan cincin pernikahanmu?” Tanya Kris.

Hyuna tertegun dan memandang Kris, “Kris, menurutmu apa yang harus kulakukan sekarang?”

Kris diam sesaat, “Mmm.. jika kau merasa tidak bisa bersama Hyunseung, kau bisa berpisah darinya. Tapi jika kau merasa masih ingin bersamanya, kau bisa memulainya lagi..” ucapnya berat.

Hyuna berpikir apa yang akan menjadi pilihannya.

Kris mengelus rambut Hyuna, membuat gadis itu memandangnya. “Jika kau memilih berpisah, aku akan selalu ada untukmu..”

Hyuna tertegun mendengar ucapan Kris, bulir air matanya kembali mengalir dan memeluk pria itu.

Kris memeluk Hyuna sambil mengelus rambutnya.

“Oh.. Kris..” ucap Hyuna sambil mendorong Kris dan menatap pria itu, “Kau harus membantuku..”

“Apa?” Tanya Kris.

=Rumah Keluarga Jang=

Hyunseung kembali ke rumah dengan perasaan hancur, ia benar-benar tak tau apa yang harus dia lakukan lagi.

Ibu Hyunseung langsung menghampiri putranya sambil tersenyum, namun senyumannya langsung luntur melihat ekspresi Hyunseung. “Hm? Kenapa kau terlihat sedih? Mana Hyuna?” tanyanya sambil melihat kebelakang Hyunseung.

Hyunseung tidak sanggup mengatakan apa pun tentang Hyuna, “Aku ingin beristirahat..” ucapnya sambil melangkah ke kamar.

“Hyunseung, terjadi sesuatu?” Tanya ibu Hyunseung sambil mengikuti putranya, tapi tak ada jawaban. “Jika kalian bertengkar  bagaimana dengan Sohyun? Dia baik-baik saja kan?”

Langkah Hyunseung terhenti dan memandang ibunya dengan dahi berkerut, “Pertanyaan apa itu eomma?”

Ibu Hyunseung memandang putranya bingung, “Oh… kau sudah bisa melucu Hyunseung?” ucapnya tak habis pikir, “Bukankah Hyuna menjemput Sohyun semalam karena khawatir sekali?”

Hyunseung sangat terkejut mendengar ucapan ibunya, “Mwo?!” serunya, lalu berlari ke kamar dan memeriksa barang-barang Sohyun tidak ada. “Sh*t!!!” serunya dan berlari lagi ke pintu.

“Hyunseung! Ada apa ini?!!” panggil ibu Hyunseung tak mengerti.

“Aku harus pergi eomma!” ucap Hyunseung dan masuk ke mobilnya. Sambil mengendarai ia menghubungi Taemin untuk memberitau kalau Hyuna membawa Sohyun pergi tadi malam.

=Rumah Kris=

Kris membuka pintu kamarnya dan mengintip ke dalam, tampak Hyuna sedang memeriksa Sohyun yang masih tertidur. Bibirnya membentuk senyuman dan melangkah masuk, “Selamat pagi..” sapanya.

Hyuna memandang Kris dan terseyum tipis, “Selamat pagi..”

Kris duduk di pinggir tempat tidur sambil memperhatikan wajah Sohyun, “Hmm.. dia memiliki wajah sepertimu..”

Hyuna tersenyum memandang Sohyun, “Sepertinya begitu..”

Kris memandang Hyuna yang tampak risau, “Kau khawatir ayahnya akan mencarimu?”

Hyuna menghela nafas berat dan memandang Kris, “Tentu saja dia akan mencariku..” ucapnya.

“Lalu, apa rencanamu?” Tanya Kris.

“Entahlah..” ucap Hyuna dan menghela nafas dalam, “Ahh.. kenapa aku berpikir membawa Sohyun pergi?”

Kris tertawa kecil, “Seharusnya kau memikirkannya dulu sebelum melakukannya..”

Hyuna mengelus pipi Sohyun yang masih terlelap, “Tapi, jika aku tidak melakukan ini. Mungkin Hyunseung tidak mengijinkanku menemuinya lagi..” ucapnya sedih.

“Ayo kita sarapan dulu..” ajak Kris.

Hyuna mengangguk, “Baiklah..”

Sementara ditempat lain.

Hyunseung mendapatkan pesan dari Taemin dan langsung menghubungi temannya itu, “Taemin, kau yakin dia disana?”

“Ne, sinyal ponselnya terakhir kali terdeteksi disana..” ucap Taemin.

Hyunseung diam sejenak, “Baik, terima kasih..”

“Hyunseung!” panggil Taemin sebelum Hyunseung menutup telepon.

“Ne..” jawab Hyunseung.

“Jangan kasar padanya, kau mengerti?” ucap Taemin mengingatkan.

Hyunseung diam sejenak lagi, “Ne..” ucapnya dan memutuskan telepon. Dengan cepat ia mengendarai mobilnya menuju ke alamat yang di berikan Taemin padanya. Dalam hati ia berharap tidak akan menemukan Hyuna disana, tapi ia hanya bisa berharap. Perlahan ia turun dari mobil dan melangkah menuju pintu depan. Tangannya terangkat dan mengetuk pintu dengan tenang.

Tak lama pintu terbuka. Kris langsung terpaku melihat siapa yang berdiri di balik pintu rumahnya.

Hyunseung menatap Kris dingin tanpa mengatakan apa pun, kedua tangannya tergenggam kuat karena itu memang rumah Kris.

“Siapa Kris?” Tanya Hyuna yang muncul dari belakang Kris, ia juga langsung terpaku melihat Hyunseung.

Hyunseung menatap Hyuna dingin, “Dimana Sohyun?” tanyanya.

“Wae? Dia putriku! Aku berhak membawanya jika aku mau!” jawab Hyuna tegas.

Hyunseung berusaha menahan emosinya, namun tidak berhasil untuknya kali ini. Dengan cepat dia mendorong Kris dan langsung melangkah cepat menghampiri Hyuna.

Hyuna ketakutan melihat Hyunseung mendekat dan langsung berlari ke kamar.

Kris menarik bahu Hyunseung, “Ya! Ini rumahku!!” serunya.

Hyunseung menyentak tangan Kris dan menatap pria itu tajam, “Kau membawa istriku!!”

“Ya! Jika dia tidak ingin lagi bersamamu, kenapa kau tetap memaksanya?!” Tanya Kris marah.

Hyunseung semakin terbakar emosi mendengar ucapan Kris dan langsung melayangkan pukulannya ke wajah pria itu.

DUAKK!! Kris terhuyung ke belakang dan hampir terjungkal jika tidak berpegangan pada dinding.

“Kau tidak tau apa yang terjadi!! Jadi jangan bersikap seperti pahlawan!!” seru Hyunseung, lalu langsung melangkah kearah Hyuna lari tadi. “Kim Hyuna!!” panggilnya.

“YA!!” seru Kris sambil mengikuti Hyunseung.

Hyuna ketakutan di kamar sambil memeluk Sohyun, “Eoteokhe?” gumamnya panic.

“Kim Hyuna!!” panggil Hyunseung sambil membuka pintu, namun terkunci. “Kim Hyuna!! Keluar sekarang atau aku akan menyeretmu keluar!!”

Kris menarik Hyunseung, “Ya!! Hyuna tidak mencintaimu lagi!! Dia tidak nyaman berada bersamamu!! Kenapa kau melakukannya seperti ini?!!”

Hyunseung menatap Kris seperti akan memakannya hidup-hidup dan menarik kerah baju pria itu, “Dia membawa putriku!!”

“Lepaskan!!” seru Kris sambil berusaha melepaskan kerah bajunya, namun Hyunseung tetap tak mau kalah. Akhirnya ia melayangkan tinjunya ke wajah pria dihadapannya.

DUAKK!!!

Hyuna terkejut mendengar suara ribut didepan kamar dan terdengar beberapa barang berjatuhan, dengan hati-hati ia membaringkan Sohyun lagi ke tempat tidur dan melangkah cepat ke pintu dan membukanya. “Kris!!” serunya panic tanpa menyadari yang menjadi korban adalah Hyunseung.

Hyunseung yang memegang rahangnya menahan sakit langsung menatap Hyuna kaget karena gadis itu malah mengkhawatirkan Kris.

Mata Hyuna membesar melihat sudut bibir Kris terluka dan langsung menghampirinya, “Omo! Kris!! Gwenchana?” tanyanya khawatir, satu tangannya terulur ke pipi pria itu.

Hyunseung menatap Hyuna tak percaya, hatinya seperti tertusuk ribuan jarum. Gadis itu seharusnya melakukan itu padanya. Rasanya semua yang ada disekelilingnya jatuh berantakan. “Hyuna…” ucapnya pelan.

Kris memegang tangan Hyuna di pipinya, “Gwenchana..”

Bulir air mata Hyuna mengalir melihat Kris terluka karenanya dan menatap Hyunseung marah, “Kenapa kau melakukan ini?!”

Hati Hyunseung semakin sakit melihat Hyuna menangis untuk pria lain, rasanya semua yang ada didunianya sudah berakhir.

“Wae?!!!” teriak Hyuna dengan air mata terus mengalir.

“Hyuna, gwenchana..” ucap Kris menenangkan Hyuna.

Sohyun terkejut mendengar teriakan Hyuna dan mulai menangis di kamar. Serentak Hyunseung dan Hyuna langsung memandang ke pintu kamar dan saling berpandangan.

Hyuna terkejut Hyunseung terlebih dulu berlari ke kamar untuk mengambil Sohyun, “Ya!!” serunya sambil mengejar pria itu.

Hyunseung menghampiri Sohyun yang langsung mengulurkan kedua tangan kecilnya, “Sohyun-a..” ucapnya sambil menggendong putrinya, “Gwenchana.. gwenchana.. appa disini..” ucapnya menenangkan putri kecilnya.

“Berikan dia padaku!!” seru Hyuna sambil menarik Sohyun.

Hyunseung menatap Hyuna marah dan mendorong gadis itu dengan satu tangannya hingga terduduk ke tempat tidur.

“YA!!” seru Kris marah.

“Kau tidak berhak apa pun atas Sohyun!!” seru Hyunseung, matanya melihat tas perlengkapan Sohyun dan langsung mengambilnya.

“Hyunseung!! Dia putriku!!” seru Hyuna sambil menarik tas perlengkapan Sohyun itu.

Hyunseung tidak mendengarkan Hyuna dan langsung melangkah keluar bersama Sohyun.

“Hyunseung!!!” panggil Hyuna sambil mengikuti Hyunseung. Sebelum pria itu keluar ia kembali menarik tas perlengkapan Sohyun, “Berhenti!!”

Hyunseung berhenti dan menatap Hyuna marah.

“Kau tidak bisa membawa Sohyun! Dia membutuhkanku!!” ucap Hyuna.

“Sohyun membutuhkan orangtuanya, aku..” ucap Hyunseung dingin dan menyentak tas perlengkapan Sohyun hingga terlepas dari tangan Hyuna, lalu kembali melangkah keluar.

Hyuna tak percaya Hyunseung mengatakan itu dan kembali mengikutinya, “Aku yang melahirkannya!! Aku ibunya!!”

Hyunseung kembali berhenti dan menatap Hyuna, “Mwo?! Kapan kau melahirkannya?! Apa kau ingat bagaimana perasaanmu saat melahirkannya?! Apa kau ingat apa yang kau katakan setelah kau melahirkannya?!!!” serunya dengan nada tinggi, membuat Sohyun semakin menangis histeris.

Hyuna menatap Sohyun khawatir, “Hyunseung kau membuatnya takut!!” ucapnya dan bergerak maju untuk mengambil Sohyun.

Tas perlengkapan Sohyun terjatuh ke tanah. PLAKKK!!!

Wajah Hyuna menghadap ke satu sisi dan terhuyung ke belakang.

Kris dengan cepat menahan tubuh Hyuna dan menatap Hyunseung marah, “Ya!! Apa yang kau lakukan?!!!”

Hyunseung menatap Hyuna penuh amarah, tangannya yang baru saja menampar wajah gadis yang paling ia cintai itu bergetar. “Jangan sentuh putriku!” ucapnya tertahan dan kembali mengambil tas perlengakapan Sohyun dan masuk ke mobilnya.

Hyuna merasa kepalanya seperti berputar dan satu pipinya terasa kebas, juga darah mengalir dari sudutnya. “Ahh..” rintihnya menahan sakit.

“Hyuna-a, gwenchana?” Tanya Kris khawatir.

Hyuna kembali tersadar ketika mendengar suara mobil Hyunseung pergi, matanya membesar menyadari pria itu membawa Sohyun pergi. “Ya! Jang Hyunseung!! Kembalikan Sohyun padaku!!!” teriaknya sambil mengejar mobil Hyunseung.

“Hyuna!!!” Kris menarik Hyuna dan menahannya agar tidak mengejar mobil Hyunseung, “Jangan seperti ini!! Kau bisa celaka!!”

“Andwae!!” teriak Hyuna histeris.

“Hyuna!! Tenanglah..” ucap Kris berusaha menenangkan Hyuna.

Hyuna menangis tersedu-sedu dan memandang Kris, “Kris.. dia membawa Sohyun! Eoteokhe?” tangisnya.

Kris memeluk Hyuna dan menenangkannya, “Kita akan mengambilnya lagi, oke? Tenangkan dirimu dulu..” ucapnya sambil mengelus punggung gadis itu.

Sementara itu.

Hyunseung mengendarai mobilnya pergi dari kawasan rumah Kris. Satu tangannya memegang stir dan yang lain memeluk Sohyun di pangkuannya. Bulir air matanya berjatuhan begitu saja mengingat bagaimana Hyuna menangis karena ia melukai Kris. Ia tak percaya gadis itu lebih memilih orang lain dari pada dirinya. Akhirnya ia merasa tidak kuat menahan diri lagi dan menepikan mobilnya.

Sohyun masih menangis karena keributan tadi, apalagi sekarang ayahnya juga menangis.

Hyunseung mengangkat Sohyun dan menatapnya dalam, “Appa miane, Sohyun-a..” ucapnya dan memeluk bayi mungil itu.

I need a painkiller, help me take my pain away..

(Speed, T-ara, The Seeya, 5Dolls – Painkiller)

<<Back          Next>>

Advertisements

3 thoughts on “Baby Boo~~ (Season 2) [Chapter 7]

  1. dan apa ini kenapa hyunseung dan hyuna makin jauhhhhh 😥
    tega km thor am aq 😦
    kapan mereka bssa sama” lagy T__T
    next ^^

  2. huwaaaaaa hanna unni tanggung jawab nohhh udah bikin aku nangis bombay gni…
    huks huks knpa 2hyun malah jadi berantem bgtoo….
    ahhhhh hyuna unni knpa kayak gtooooo…
    kalo nganggep sohyun anak ny knpa gag bisa anggep hyun oppa suami nyaaaa
    huks huks TT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s