Chapter

Baby Boo~~ (Season 2) [Chapter 3]

3

–Another Guy–

Let’s it snow, Let is snow..

Come to me, comeback to me..

Let’s it snow, Let is snow..

I go back to sleep again, I wait for you in my dreams..

(Hyunseung & Gikwang – Let it snow)

=Beberapa Hari Kemudian=

Hyuna melangkah keluar dari taxi dan berjalan menuju kafe biasa dia dan yang lain berkumpul. Saat itu tiba-tiba seorang pria menabrak bahunya, “Ahh..” Rintihnya sambil memegang bahu.

Pria itu terkejut dan memandang Hyuna, “Oh.. Cesonghamida..”

Hyuna tersenyum tipis, “Ne.. Gwenchana..” Ucapnya, lalu melangkah lagi.

“Tunggu..” Panggil pria tadi.

Hyuna kembali berhenti dan memandang pria tadi.

“Mmm.. Kau mengingatku?” Tanya pria itu hati-hati.

Dahi Hyuna berkerut, “Maaf, jika kau bertemu denganku beberapa bulan lalu aku pasti tidak ingat..” Jawabnya jujur.

Pria itu tertawa kecil, “Aniya.. Kita bertemu beberapa hari lalu..” Jelasnya, “Disini.. Saat itu aku juga tidak sengaja menabrakmu seperti tadi..”

Hyuna mencoba mengingat, “Oh.. Ne, aku ingat..”

Pria itu tersenyum lebar dan mengulurkan tangannya, “Kris..”

Hyuna membalas uluran tangan Kris sambil tersenyum, “Kim Hyuna..”

Kris terpesona melihat senyuman Hyuna hingga tidak menyadari dia masih menjabat tangan gadis itu.

“Mmm.. Kris-ssi, aku harus masuk ke kafe..” Ucap Hyuna mengingatkan.

Kris tersadar dan langsung melepaskan tangan Hyuna, “Oh! Ne, maafkan aku..” Ucapnya malu.

Hyuna tersenyum, “Baiklah.. Sampai jumpa..” Ucapnya dan berjalan masuk.

Kris masih berada di tempatnya untuk memperhatikan Hyuna melangkah masuk, ‘Jika dia menoleh, berarti dia tertarik padamu..’ Batinnya penuh harap. Dan diluar dugaan Hyuna menoleh kearahnya sebelum masuk ke pintu masuk kafe. “Yess!!!” Serunya girang.

“Hyuna!!” Sapa Naeun di sebuah meja.

Hyuna tersenyum lebar dan melangkah ke sana.

Key yang sudah duduk disana bersama Naeun langsung berdiri melihat Hyuna, “Hyuna-a, annyeong!” Sapanya sambil melambai.

Hyuna memandang Key bingung, “Nuguseyo?”

Senyuman Key menghilang, “Ne?”

“Hyuna-a, ini Key oppa..” Jelas Naeun.

“Oh.. Annyeonghaseo..” Ucap Hyuna mengerti. Naeun memang pernah beberapa kali menyebut nama Key, namun belum pernah bertemu.

“Ayo kembali duduk..” Ucap Naeun.

Key menatap Hyuna khawatir sambil bergerak duduk, “Wuaaa.. Kau benar-benar lupa ingatan..”

Hyuna tersenyum malu, “Ne..”

“Ohya, tadi sepertinya aku melihat kau berbicara dengan seorang pria didepan. Hyunseung oppa mengantarkanmu?” Tanya Naeun.

“Hm? Oh.. Ani.. Tadi aku ditabrak seseorang..” Jawab Hyuna, “Bukan siapa-siapa..”

“Oh begitu..” Ucap Naeun mengerti.

=Rumah=

Hyuna tersenyum sambil mengelus kepala Sohyun yang sedang menyusu padanya. Semakin hari dia merasa semakin terhubung dengan bayi mungil itu. Setelah bayinya tertidur, perlahan dia membaringkan Sohyun ke tempat tidur dengan posisi menelungkup dan mengelus kepalanya. Lalu mengecup rambut tipis bayi mungil itu dan tersenyum lebar. Tanpa menimbulkan suara dia melangkah keluar dari kamar.

=Sebuah Tempat=

Eunji memiliki ide untuk melakukan perjalanan bersama untuk membuat hubungan Hyuna dan Hyunseung kembali dekat. Mereka pergi ke tempat piknik di daerah penyewaan caravan.

Hyunseung membantuk membawakan tas bawaan Hyuna juga tas yang berisi perlengkapan Sohyun ke dalam caravan yang mereka sewa.

Hyuna tertegun melihat Naeun dan Eunji membawa barang mereka ke karavan lain, “Naeun-a, para gadis tidak dikaravan yang sama?” Tanyanya.

“Hm? Ani, aku dan Eunji eonni di karavan sebelahmu dan Hyunseung oppa. Taemin oppa dan Key oppa disebelah karavan kami..” Jawab Naeun sambil menunjuk karavannya.

“Ne? Wae?” Tanya Hyuna kaget.

Naeun memandang Hyuna bingung, “Apa maksudmu? Tentu saja kau bersama Hyunseung oppa, juga Sohyun..” Jawabnya sambil menunjuk Sohyun yang sedang bermain bersama Taemin dan Key.

“Tapi….” Hyuna garuk-garuk kepala, “..aku tidak bisa satu tempat tidur dengan Hyunseung-ssi..”

Naeun menahan tawa, “Apa maksudmu? Kau dan Hyunseung oppa sudah menikah, juga sudah memiliki Sohyun..”

“Ne.. Tapi aku tidak mengingat apa pun. Aku masih merasa asing bersama Hyunseung-ssi..” Jelas Hyuna pelan.

Naeun tersenyum sambil memegang bahu Hyuna, “Karena itu, dengan begini kau akan merasa semakin dekat dengannya..”

Hyuna menghela nafas dalam, “Ne..”

Malamnya. Semuanya duduk didepan karavan sambil memanggang daging dan saling bercerita, sementara Hyuna menidurkan Sohyun.

Hyunseung melangkah masuk ke kamar, “Dia sudah tidur?”

Hyuna terkejut Hyunseung tiba-tiba masuk karena dia sedang menyusui Sohyun, “Oh!” Serunya sambil menarik ujung selimut untuk menutupi dadanya.

Hyunseung juga terkejut karena respon Hyuna. “Maaf, yang lain bertanya kenapa kau tidak kunjung keluar..” Ucapnya menyesal.

“Aku akan keluar sebentar lagi, Sohyun belum tidur..” Ucap Hyuna.

Hyunseung mengangguk berat. Dia berharap bisa duduk disisi gadis itu dan memandangi Sohyun hingga tertidur, namun ia tau sekarang bukan saat yang tepat. “Aku akan memberitau mereka..” Ucapnya sambil berbalik dan keluar.

Hyuna menghela nafas lega dan kembali memandang Sohyun yang terlihat masih membuka matanya sambil menyusu padanya, “Sohyun-a, tidurlah.. Kenapa memandangi eomma terus?” Ucapnya lembut sambil mengelus pipi bayi mungilnya.

Sementara diluar.

Taemin memandang Hyunseung yang kembali duduk disebelahnya. Eunji, Naeun dan Key menyiapkan hidangannya. “Wae? Mana Hyuna?”

“Sohyun masih menyusu, sebentar lagi dia keluar..” Jawab Hyunseung pelan.

“Aahh.. Pasti Sohyun tidak nyaman dengan kondisi baru ini, biasanya bayi memang sulit menyesuaikan diri.” Ucap Taemin.

“Ne..” Ucap Hyunseung lesu dan memandangi api unggun yang dibuat Taemin.

Taemin memandang Hyunseung heran, “Wae?”

Hyunseung menghela nafas dalam sambil memandangi api unggun didepannya, “Hyuna terlihat seperti orang lain..”

Taemin diam sejenak, lalu memegang bahu Hyunseung. Membuat sahabatnya menoleh, “Tetaplah berjuang, Hyuna masih mencari jati dirinya yang asli. Kau harus tetap berada disisinya..”

Hyunseung mengangguk pelan dan tersenyum tipis, “Ne..”

“Ya.. Dagingnya sudah matang!” Panggil Eunji.

Hyuna menepuk-nepuk pantat Sohyun yang tidur menelungkup diatas tempat tidur perlahan sambil memperhatikan wajah bayi mungil itu, memastikan sudah tidur atau belum. Perlahan dia bangkit dan mengambil baju hangatnya, lalu melangkah menuju pintu sambil mengenakan baju hangat. Begitu keluar, dia melihat teman-temannya yang lain sedang menikmati BBQ bersama di depan karavan Eunji dan Naeun. Ia menghela nafas dalam dan menunduk sedih. Dia merasa bukan bagian dari mereka, tidak ada sedikit pun ingatan yang membuatnya merasa nyaman berada disekitar mereka.

Karena melihat teman-temannya terlihat asik sendiri, Hyuna memutuskan untuk berjalan-jalan sendiri sebentar. Tak jauh dari deretan karavannya, dia melihat beberapa anak muda seusianya sedang menikmati waktu bersama. Ia terus melangkah hingga tiba-tiba sebuah serangga besar terbang ke arahnya, “Kyaaaaa!” Serunya kaget sambil mengibaskan tangannya bermaksud mengusir serangga tadi.

Anak-anak muda tadi memandang ke arah Hyuna.

“Ada apa dengan gadis itu?” Tanya seorang gadis.

“Entahlah.. Aku akan memeriksanya..” Jawab seorang pria berwajah cute sambil menghampiri Hyuna, “Agassi, anda baik-baik saja?”

Hyuna memandang pria itu masih dengan wajah paniknya, namun langsung berubah malu. “Oh.. Ne.. Tadi ada serangga besar..”

Pria itu tersenyum, “Ne, disekitar sini memang banyak serangga.”

Hyuna tersenyum malu, “Cesonghamida..” Ucapnya menyesal karena mengganggu pria itu.

“Kim Hyuna?” Ucap Kris yang juga berada di gerombolan tadi.

Hyuna memandang Kris heran, “Kris-ssi?”

Pria tadi memandang Kris, “Kau mengenalnya?”

“Ne, dia temanku..” Jawab Kris, “Kau juga menyewa karavan?” Tanyanya.

“Ne..” Jawab Hyuna sambil mengangguk.

“Hmm.. Apa kau hanya sendiri?” Tanya Kris.

Hyuna bingung harus menjawab apa, “Mmm… Sebenarnya..”

“Apa kau mau bergabung dengan teman-temanku sebentar?” Tanya Kris.

Hyuna tertegun, “Ne?”

“Wuaaah.. Itu pasti menyenangkan! Hyuna-ssi, bergabunglah!” Ucap pria tadi bersemangat.

Hyuna melirik kearah dia datang tadi, lalu memandang Kris dan temannya. “Mmmm.. Baiklah..” Jawabnya sambil tersenyum.

Kris tersenyum lebar, “Khaja, aku akan mengenalkanmu dengan yang lain..”

Hyuna mengangguk sambil mengikuti Kris.

“Oh iya, namaku Minhyuk..” Ucap pria tadi sambil mengulurkan tangan.

Hyuna menjabat tangan Minhyuk, “Kim Hyuna..”

“Hei teman-teman! Perkenalkan, ini temanku. Kim Hyuna..” Ucap Kris pada teman-temannya.

“Hei Hyuna..” Sapa teman-teman Kris yang lain.

Hyuna tersenyum sambil melambai, “Hei semuanya..”

Kembali ke karavan Hyunseung.

Naeun memandang ke arah karavan Hyunseung dan Hyuna sambil mengunyah daging dimulutnya, “Kenapa Hyuna belum keluar juga ya?”

“Ne.. Semua dagingnya hampir habis..” Ucap Key bingung.

“Mungkin dia tertidur karena terlalu lelah menidurkan Sohyun..” Ucap Eunji.

“Ne, bisa saja. Sepertinya tadi Sohyun tidak mau tidur..” Ucap Hyunseung.

Taemin diam sejenak karena merasa seperti mendengar sesuatu, “Hei diam!” Ucapnya memberi intruksi. Semuanya terdiam memandangnya.

“Mwoya?” Tanya Eunji kesal.

“Ssssst..” Ucap Taemin sambil menempelkan jari telunjuknya ke bibir, “Sepertinya aku mendengar tangisan bayi..” Ucapnya.

Semuanya saling berpandangan dan mulai mempertajam pendengaran mereka.

Hyunseung menoleh ke karavan, “Aku akan memeriksa sebentar..” Ucapnya sambil bangkit dan melangkah menuju karavannya.

Sementara itu. Hyuna yang ikut berpesta bersama teman-teman Kris tiba-tiba merasakan sebuah feeling buruk.

Kris memandang Hyuna bingung, “Waeyo Hyuna-ssi?”

Hyuna memandang Kris dan melirik teman-teman pria itu yang masih asik dengan pesta mereka, “Mmm.. Kris-ssi, sepertinya aku harus kembali sekarang..” Ucapnya menyesal, “Terima kasih undanganmu..” Ucapnya dan melangkah pergi.

Dengan cepat Kris menarik tangan Hyuna, “Tunggu!”

Hyuna memandang Kris.

“Apa kita masih bisa bertemu lagi?” Tanya Kris.

Hyuna diam sejenak, perlahan bibirnya membentuk senyuman dan mengangguk.

Kris tersenyum lebar.

“Sampai jumpa..” Ucap Hyuna dan melangkah pergi.

Kembali ke karavan.

Ketika membuka pintu suara tangisan bayi semakin terdengar jelas, dahi Hyunseung berkerut dan langsung melangkah cepat ke dalam. “Hyuna.. Hyuna..” Panggilnya sambil melangkah menuju kamar, namun tak ada jawaban. “Sohyun-a..” Panggilnya begitu tiba di ambang pintu, putrinya juga tak terlihat di atas tempat tidur tapi suara tangisannya terdengar. “Sohyun-a!!” Panggilnya panik sambil mencari-cari dimana asal suara itu. Matanya melotot melihat bayi mungil itu menangis di sebelah tempat tidur dan memandangnya, tampak darah mengalir dari dahi Sohyun. “Oh!! Apa yang terjadi sayang?” Tanyanya sambil menggendong putrinya yang terus menangis histeris. “Hyuna!! Kim Hyuna!!” Serunya, namun tetap tak mendapat jawaban.

“Hyunseung, kenapa kau berteriak?” Tanya Eunji sambil melangkah masuk, dia terkejut melihat dahi Sohyun berdarah. “Omo!! Kenapa dia?!”

“Dia terjatuh dari tempat tidur dan Hyuna tidak ada dimana pun!” Ucap Hyunseung.

Hyuna melangkah kembali ke karavan sambil tersenyum tipis mengingat perlakuan Kris yang membuatnya nyaman, namun langkahnya langsung terhenti melihat Key, Naeun dan Taemin berdiri didepan karavannya dengan wajah cemas. “Naeun-a, ada apa?” Tanyanya bingung.

Naeun memandang Hyuna, “Ya! Darimana saja kau?!” Tanyanya kesal.

“Hm? Aku berjalan-jalan sebentar..” Jawab Hyuna, “Ada apa?”

“Kim Hyuna! Apa yang kau pikirkan?! Kenapa kau meninggalkan bayi berumur 5 bulan seorang diri?!!” Seru Taemin.

Hyuna tertegun, “Ne? Sohyun tidur ketika aku pergi, ada apa dengannya?” Tanyanya mulai panik.

“Hyuna, meskipun dia tidur kau tidak boleh meninggalkannya tanpa pengawasanmu! Dia terjatuh dari tempat tidur dan dahinya terluka!” Ucap Naeun.

Mata Hyuna membesar, “Ne?!! Dimana dia?!” Tanyanya panik.

“Hyunseung dan Eunji membawanya ke rumah sakit terdekat..” Jawab Key.

Hyuna seperti mendengar suara petir di telinganya, “Ne?!”

<<Back          Next>>

Advertisements

4 thoughts on “Baby Boo~~ (Season 2) [Chapter 3]

  1. huhuhu knpa orang ketiga nya harus oppa kuu..
    jd gag tega..
    tp jg gag mau hubungan 2hyun sampe knpa2 karna orang ketigaaa…
    aduhhhh jd kasian sama sohyun..
    sampe berdarah gtoo..
    knpa masi canggung juga unni..
    kn udah mulai berteman sama hyun oppa..
    huuufffytt 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s